Arsip Bulanan: Mei 2009

Analisa SWOT

SWOT adalah singkatan yg diambil dari huruf depan kata Strength, Weakness, Opportunity dan Threat, yg dalam bahasa Indonesia mudahnya diartikan sbg Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman.

Metoda analisa SWOT bisa dianggap sbg metoda analisa yg paling dasar, yg berguna utk melihat suatu topik atau permasalahan dari 4 sisi yg berbeda. Hasil analisa biasanya adalah arahan/rekomendasi utk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yg ada, sambil mengurangi kekurangan dan menghindari ancaman.

Jika digunakan dgn benar, analisa SWOT akan membantu kita utk melihat sisi-sisi yg terlupakan atau tidak terlihat selama ini.

Berikut ini adalah contoh sederhana analisa SWOT yg dibuat oleh seorang cowok SMA saat ingin mulai aktivitas ‘pacaran’.

Kekuatan

– Tampang saya cukup lumayan, otak juga gak bodo-bodo banget (3 besar di kelas)

– Selama ini punya cukup uang utk jajan, nonton, beli alat musik dan beli komik

Kelemahan

– Tidak percaya diri, masih ada minder terutama jika bertemu cewek yg agresif

– Tidak punya kendaraan pribadi

Peluang

– Punya banyak teman yg punya adik cewek cantik

– Di kelas, masih banyak murid cewek yg belum punya pacar

Ancaman

– Cowok dari kelas lain banyak yg ngeceng ke kelas gue

– dst

(Contoh di atas hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan mohon dimaafkan)

Utk membantu membedakan apakah suatu hal digolongkan ke dalam kekuatan ataukah peluang bisa dilakukan dgn cara melihat asal dari suatu hal tsb.

Kembali ke contoh di atas, jika si cowok tsb ingat bahwa dia punya klub band, akan digolongkan kemanakah? Kekuatan atau peluang?

Ketika dia melihat bahwa klub band adalah sesuatu yg berasal dari luar dirinya, maka ia segera menggolongkan keberadaan klub band sbg peluang (yg harus ia manfaatkan tentunya).

Dgn kondisi SWOT seperti di atas, kira-kira apa hasil dari analisa-nya. Apa arahan langkah yg harus diambil oleh si cowok SMA tadi saat memulai kegiatan pacaran?

1. Tabung uang yg ia miliki utk beli motor buat modal pacaran

2. Hindari cari pacar di kelasnya, mending cari adik cewek temannya (masih lebih gampang diboongin, he he he)

3. Lebih rajin latihan Band dan cari kesempatan utk manggung sehingga lebih terkenal dan jadi rebutan cewek

4. Rajin gaul supaya berkurang mindernya

(sekali lagi, rekomendasi ini juga fiktif belaka…)

Hal penting yg harus diingat selama menggunakan analisa SWOT adalah semua yg dituliskan haruslah jujur dan berdasarkan fakta. Bayangkan jika si cowok di atas hanya berandai-andai bahwa ia punya cukup uang jajan, maka arahan utk menabung uang jajan buat beli motor pun jadi tidak berguna.

Berikut ini dijelaskan tambahan hal-hal yg biasanya menjadi:

· Kekuatan:

1. Knowledge atau kepakaran yg dimiliki
2. Produk baru atau pelayanan yg unik
3. Lokasi tempat perusahaan berada
4. Kualitas produk atau proses

· Kelemahan:

1. Kurangnya pengetahuan marketing
2. Produk yg tidak dapat dibedakan dgn produk kompetitor
3. Lokasi perusahaan yg terpencil
4. Kualitas produk yg jelek
5. Reputasi yg buruk

· Peluang:

1. Pasar yg berkembang
2. Penggabungan 2-3 perusahaan atau aliansi
3. Segmen pasar yg baru
4. Pasar internasional
5. Pasar yg luang karena kompetitor yg tidak sanggup memenuhi permintaan customer

· Ancaman:

1. Kompetitor baru di area yg sama
2. Persaingan harga dgn kompetitor
3. Kompetitor mengeluarkan produk baru yg inovatif
4. Kompetitor memegang pangsa pasar terbesar
5. Diperkenalkannya pajak penjualan

Perhatian:

1. SWOT analysis bisa sangat-sangat subjective. Bisa saja terjadi 2 orang menganalisa 1 perusahaan yg sama menghasilkan SWOT yg berbeda. Dgn demikian, hasil analisa SWOT hanya boleh digunakan sbg arahan dan bukan pemecahan masalah.
2. Pembuat analisa harus sangat-sangat realistis dalam menjabarkan kekuatan dan kelemahan internal. Kelemahan yg disembunyikan atau kekuatan yg tidak terjabarkan akan membuat arahan strategi menjadi tidak bisa digunakan
3. Analisa harus didasarkan atas kondisi yg sedang terjadi dan bukan situasi yg seharusnya terjadi
4. Hindari ”grey areas”. Utk memudahkan membedakan antara kekuatan dan kelemahan, selalu hubungkan situasi yg dihadapi dgn persaingan yg sedang berjalan. Apakah perusahaan Anda lebih baik dari kompetitor atau tidak?
5. Hindari kerumitan yg tidak perlu dan analisa yg berlebihan. Buatlah analisa SWOT sesingkat dan sesederhana mungkin…

http://meidii.multiply.com/journal/item/7

skala prioritas

Jangan selalu berpikir bahwa orang sukses adalah orang yang super sibuk hingga sampai kekurangan waktu. Orang sukses adalah mereka yang bisa mengatur waktu dengan bijak hingga ia merasa 24 jam dalam sehari adalah waktu yang sangat cukup untuk menikmati pekerjaan, keluarga, hobi, dan hubungan dengan Tuhan. Jika dengan 24 jam sehari kita masih merasa kurang waktu, itu memberi indikasi bahwa kita belum bisa mengatur waktu kita dengan bijak. Pengelolaan waktu yang bijak sangat penting untuk memaksimalkan pekerjaan kita sehari-hari.

Susunlah skala prioritas yang tepat, yaitu dengan mendahulukan lebih dulu pekerjaan yang penting dan mendesak, kemudian pekerjaan yang penting meski tidak begitu mendesak, dilanjutkan dengan pekerjaan yang tidak penting tapi mendesak. Prioritas terakhir adalah pekerjaan yang tidak penting dan juga tidak mendesak.

perlu sedikit catatan bahwa “pekerjaan yang penting-tidak mendesak, lama kelamaan akan menjadi pekerjaan yang penting dan mendesak” itulah sebabnya kerjakanlah hal yang penting-penting dulu…

Bukan masalah waktuyang kurang, tapi cara mengelola waktu yang harus lebih bijak.

Tidak mungkin kita mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, ini akan membuat kita tidak fokus dan bingung memilih mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu. Jika begitu banyak hal yang harus dikerjakan, buat suatu daftar pekerjaan beserta tenggat waktunya dan periksa kembali mana yang harus didahulukan dan mana yang harus ditunda. Biasakan menuliskan dalam suatu kertas kerja agar kita dapat melihat dengan jernih apakah memang pekerjaannya banyak atau hanya bayangan kita saja yang mengatakan bahwa kita mempunyai banyak pekerjaan. Dengan menuliskannya terlihat nanti mana yang harus kita lakukan sendiri dan mana yang bisa didelegasikan kepada orang lain.

Bisa juga daftar pekerjaan tadi kita pisahkan mana yang pekerjaan kantor, mana yang urusan pribadi. Dapat juga kita mendiskusikan dengan teman, atasan atau bawahan untuk mendapatkan pencerahan atau wawasan atau bantuan pemikiran, karena mungkin saja saking paniknya kita menjadi buntu untuk berfikir. Fokus untuk mengerjakannya satu demi satu bagaimanapun beratnya masalah yang kita hadapi..Kita akan memetik manfaatnya dan melihat bahwa ternyata semua dapat dikerjakan dengan mengerjakannya secara displin satu demi satu.

Kalau masih stress juga dan tetap merasa “Over load” coba lihat kembali kapan terakhir kali tertawa, menikmati hidup, bepergian bersama keluarga atau teman. Jika itu sudah lama sekali mungkin memang benar kita butuh istirahat dan berlibur agar dapat cerah kembali dan focus terhadap pekerjaan.

http://www.renungan-spirit.com/aneka-tips/atur_waktu.html
http://indosdm.com/stress-management-menentukan-prioritas-tugas

berubah untuk maju

harus kita sadari
perubahan tidak datang sendiri
kita yang harus memulainya

langkahkan kakimu
janganlah ragu
tak pernah menyerah

berubahlah untuk maju
sampai satu saat nanti
kau kan genggam hari

tiba2 jadi inget lirik lagu ini… bagus banget. gara2 keseringan kerja tapi ga tahu apa yang musti di kerjakan. mungkin karena pengaruh temen2 yang kerja disini yang sehingga lama2 ikut2an… ada yang bilang “kerja disini itu nyantai aja mas, ga usah terlalu dipaksakan” bahkan ada juga yang bilang “kalau kerja disini, jangan terlalu rajin, nanti malah dapat banyak pekerjaan dan capek sendiri…”, hwaduh… aku heran sama orang yang bermental seperti itu, kerja ga profesional malah ngajak2 buat malas2an.

biarlah mereka menyarankan apa aja, kuambil yang baik2 menurutku. banyak hal yang ingin ku kerjakan. dari pada diam atau ikut-ikut malas2an, lebih baik berubah untuk maju… sampai suatu saat nanti akan ku genggam hari. sebagus apapun kata – kata bijak..tidak ada gunanya jika tidak kamu hanya diam saja..
Ayo Bergerak…. BeruBah….