Arsip Bulanan: Juli 2009

Semarang 2

minggu pagi ini cerah banget  setelah semalam kota semarang diguyur air hujan. air nenggenangi kota semarang dimana-mana. aku pernah denger lagu jawa “semarang kaline banjir”, tp ternyata itu salah menurutku. karena sungai di semarang ga pernah bikin banjir, melainkan air pasang laut yang bikin semarang tergenang. untungnya pagi ini air tersebut sudah surut, hayuk kita lanjutkan perjalanan… horreeeyy…

perjalanan dimulai pukul 9.30, perut jg sudah mulai keroncongan. sebelum ke tujuan, mampir dulu ke warung soto yang terletak di banyumanik. rasanya uenak tenan. prorsinya emang kecil, tapi rasa sotonya benar-benar mantab. warung ini aku tahu karena atasanku sering mengajakku kesini dan dia tidak salah pilih tempat. soto disini memang uenak tenan. perutpun kenyang, kaki jadi ringan, otak lebih segar dan perjalanan dilanjutkan…

kali ini aku akan mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah, masjid terbesar yang ada di jawatengah dan jogja. aku tertarik kesini sejak pertamakali melihatnya dari pintu TOL. perjalanan dari jogja ke pati ataupun sebaliknya pasti melewati pemandangan masjid yang sangat bagus ini. apa lagi malam harinya, masjid ini tampak sangat megah dengan 4 menara yang mengitarinya plus 1 lagi di ujung masjid.  meskipun belum tahu jalan kesana, tp i’ll find it… with or without map, berbekal insting sok tahu, hehehe…

tak sulit jg aku menemukan masjid ini ternyata, coz menaranya sangat tinggi setelah kurang lebih 2 jam akhirnya nyampe jg di masjid itu. dari luar megah, tp dari dalam ternyata jauh lebih megah. sangat luas, lantainya mengkilat, kubahnya besar, bagaimana sih orang bisa membangun bangunan semegah ini. darimana datangnya ilmu pengetahuan, darimana datangnya tanah-batu-besi dan semuanya yang membentuk bangunan ini, dunia ini, jagad raya ini dan semuanya…???

aku naik ke menara yang terletak di ujung masjid. di dalam menara ini terdapat lift yang mengangkut pengunjung hingga ke ujung menara. aku naik ke lift itu setelah membayar 5.000 rupiah.  naik lift langsung menuju lantai teratas menara. dari atas menara melihat pemandangan pelabuhan, semarang, sawah, tol dan disediakan teropong untuk melihat pemangdangan yang lebih jauh. turun 1 lantai ternyata terdapat restoran yang tempat duduknya secara perlahan berputar sehingga pengunjung yang sedang makan dapat melihat semua penjuru menara dengan otomatis. dan di lantai bawahnya lagi terdapat museum yang menunjukkan peninggalan penyebaran agama islam dari masa lalu hingga sekarang. rasa takjub melihat perbedaan yang sangat mencolok antara peradaban masalalu hingga kini. manusia berkembang sangat pesat, dari sini aku benar2 menghargai ilmu pengetahuan dan “Jangan sekali-kali melupakan sejarah..”.

puas berkeliling masjid terus mengunjungi teman di semarang. sambil ngapalin jalan, eh ternyata jalan baliknya jauh lebih cepat mungkin cuma 1 jam. wah meskipun qt nyampai Masjid itu tanpa kesasar, tp muternya terlalu jauh… jauuuhhh bangeeeet. gubluk… knp tadi ga tanya orang aja.. dari rumah temen direkomendasi buat pergi ke Gombel resto, Calassy coffee house, katanya tempatnya enak buat nongkrong  sambil menikmati kopi…

nyampai  Gombel jam 8 malam n ternyata tempatnya bener2 asik. terletak di bukit menghadap kota semarang dan pelabuhan tanjungmas. hamparan lampu2 kota terlihat sangat indah.  lantunan live musik yang disungguhkan memanjakan telinga.ruangan yang terbuka membuat angin terasa sejuk menerpa wajah. dan kopinya….. mak nyosssss.