valentine

dibanding ceramah dari pemuka agama tentang peringatan valentines day, interview ala mario teguh lebih masuk akal dan dapat ku terima…

Interview With MT VALENTINE’S DAY

Pak Mario, apa sih hari Valentine?

Itu adalah hari yang digunakan oleh orang untuk saling mengingatkan bahwa kita harus saling mencintai satu sama lain.

Apakah ini acara agama atau tradisi budaya tertentu?

Hmm … mungkin dulu akarnya dari kejadian pada agama tertentu, kemudian berkembang menjadi tradisi dari masyarakat tertentu – karena banyak juga dari mereka yang tidak beragama dan yang ateis – yang juga melaksanakannya sebagai kesempatan untuk mengungkapkan rasa cinta kepada keluarga dan kekasih.

Mengapa ini kemudian menyebar ke seluruh dunia?

Well … (ijinkan saya menggunakan ‘well’ karena kedengarannya keren) … salah satu budaya yang terkini adalah budaya marketing, maka perayaan seperti ini adalah kendaraan penjualan yang efektif untuk beberapa produk dan jasa yang sesuai. Maka produk dan pelayanan yang sesuai bagi pemasaran internasional – menggunakannya untuk memuluskan distribusi internasionalny a.

Mengapa demikian?

Oh … itu sudah menjadi strategi bisnis yang lazim, karena dengan semakin banyaknya hari perayaan seperti itu, semangat belanja masyarakat bisa dijaga tetap panas dan tidak logis sepanjang tahun.

Apakah itu baik?

Hmm … nyaman bagi yang menjual, menyusahkan orang yang tidak bisa mengendalikan nafsu belanja, terutama yang suka belanja dengan uang hutang, seperti kredit card.

Apakah Pak Mario melihat Valentine’s Day sebagai perayaan agama?

Bukan perayaan agama, tapi asal-usulnya yang beraroma agama tertentu memang bisa menyebabkan kehati-hatian pada sebagian orang.

Apakah Pak Mario merayakan hari Valentie?

Boleh saya agak lebay ya? Begini … ukuran cinta dan kasih sayang saya kepada keluarga, sahabat, dan sesama TERLALU BESAR untuk menjadikan hari Valentine sebagai hari yang khusus bagi kasih sayang. Bagi saya, setiap hari adalah hari cinta dan kasih sayang.

Apakah Bapak mengharamkan hari Valentine?

Satu, saya tidak berwenang untuk mengharamkan apa pun. Dua, yang berwenang menetapkan sesuatu itu haram atau tidak adalah Tuhan. Tiga, orang sebagaimana pun tingginya ilmunya HANYA menyampaikan apa yang ditetapkan oleh Tuhan sebagai haram atau tidak. Tidak ada karang mengarang dalam hal ini.

Bagaimana Anda bisa yakin dalam sikap Anda?

Saya tidak mengambil sikap apa pun selain sikap yang diharapkan oleh Tuhan sebagai sikap saya.

Jika Anda salah?

Saya sering salah. Tapi saya hanya bersedih sebentar, karena kesalahan adalah tanda bahwa saya bisa segera benar. Setelah itu saya menjadi tegar kembali, dan bersyukur karena menjadi pribadi yang lebih kuat dan sigap bagi kemungkinan salah berikutnya.

Mengapa Anda demikian gembira?

Karena kehidupan ini indah, yang keindahannya sebanding dengan kesungguhan kita untuk mengindahkannya.

………..

Your life is you.

If you are good, so is your life.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s