Arsip Bulanan: Maret 2012

obat anti malas

MALAS memang salah satu penyakit yang sering hinggap pada kita, kadang ia datang di saat-saat yang sangat genting sepertidateline tugas atau ujian semester.

Ditinjau dari sisi psikologis, malas memang bukan penyakit fisik yang dapat terlihat secara kasat mata, bisa dikonsultasikan ke dokter lalu kita cari obatnya di Apotek. Ia adalah salah satu penyakit dalam yang berbahaya karena menyerang hati, pusat seluruh organ kita. Ia juga dapat disebut sebagai kelemahan mental, karena memang virus malas menyerang bagian penting dalam pergerakan hidup manusia, mental. Dengannya kita dapat bersemangat dan optimis menatap hidup, ketiadaannya akan membuat manusia terus berada dalam jurang pesimistis. Ternyata penyakit inipun tak memandang usia, golongan, tua, muda, anak-anak, remaja, semua dapat terkena penyakit ini.

Banyak faktor yang menyebabkan orang menjadi malas, di antaranya; terlalu terbebani dengan tugas, tidak suka dengan pekerjaan yang ia kerjakan, keadaan yang tertekan, bawaan sejak lahir, terlalu banyak harapan (muluk) yang tidak dapat direalisasikan dan lain-lain. Tapi semua itu tak dapat dijadikan alasan seseorang untuk bermalas-malasan.

….Malas adalah salah satu penyakit dalam yang berbahaya karena menyerang hati, pusat seluruh organ kita…

Mudah-mudahan tulisan ini dapat bermanfaat bagi mereka yang sedang terjangkit “virus abu-abu” ini, atau paling tidak dapat sedikit memberi pencerahan dalam gelapnya dunia di bawah naungan awan malas.

Beberapa trik di bawah ini dapat anda coba ketika malas atau mulai merasakan gejala-gejala penyakit ini:

1. Intropeksi dan berkeinginan kuat untuk berubah.

Seluruh orang sadar bahwa malas adalah perbuatan yang kurang baik, anehnya ternyata kita sering melakukan hal ini. Tak bijak rasanya kalau kita terus menyalahkan diri tanpa ada niat untuk berubah, selain memang malas adalah perbuatan yang manusiawi, menyesal tanpa adanya usaha untuk berubah sama saja nihil.

Langkah awal yang tepat ketika kita malas adalah introspeksi dan berniat untuk berubah, karena ketika seseorang mempunyai niat dan keinginan yang kuat maka ia akan menemukan cara dan jalan keluar dari setiap masalah yang ia hadapi. Bahkan seorang guru kami pernah berpesan, “Himmatu rijal tahdimul jibal” (keinginan yang kuat seseoarang dapat menghancurkan gunung). Tak ada yang tak mungkin di dunia ini, selama niat masih terpatri dalam diri maka yakinlah kesuksesan akan selalu menghampiri.

…Harus ada introspeksi dan berniat untuk berubah, karena ketika seseorang mempunyai niat dan keinginan yang kuat maka ia akan menemukan cara dan jalan keluar dari setiap masalah…

Keinginan untuk berubah ini dibarengi dengan sedikit merenung akan dampak negative dan positif yang kita dapat dari kemalasan ini. Sesudah merenung dan intropeksi diri kita bisa meninggalkannya sambil sedikit tersenyum dan katakan dalam diri; “Saya akan selalu semangat dan tidak akan malas lagi”. Kabarnya, sedikit senyum dapat merenggangkan otot-otot kita yang sedang tegang.

Untuk berubah, tak etis kalau kita masih menunda-nunda (taswif) hingga esok. Mulailah dari sekarang, tak ada kata nanti, esok, ini dan itu. Semua sudah harus dimulai saat ini juga karena tugas kita lebih banyak dari kesempatan yang kita miliki. Kalau bukan sekarang kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi? Dan kalau bukan dari hal ini darimana lagi? 3M.

2. Bangkit, bergerak dan cari Motifasi tuk terus bangkit.

Setelah membulatkan tekad dan niat untuk meninggalkan kemalasan, kita mulai kembali beraktivitas. Kita bisa memulai dari kegiatan yang paling kita sukai namun masih membawa manfaat. Mencoba kegiatan baru yang tak biasa juga tak ada salahnya, semakin banyak kita menyibukkan diri semakin terkikis pula kemalasan kita. Usahakan penuhi hari-harimu dengan kegiatan dan aktifitas. Dari aktivitas-aktivitas yang kita lakukan mungkin akan membentuk sebuah kebiasaan baru yang menyenangkan hingga kita akan merasa enjoy melakukannya.

Di bawah ini ada beberapa opsi untuk mengisi hari-hari malasmu:

a. Menonton acara TV yang dapat membangkitkan semangat dan motivasi seperti Kick Andy, Mario Teguh, ESQ dan lain-lain.

b. Mengunjungi kawan dan saudara (silaturahmi), selain menjalin persaudaraan, kita juga mendapat pahala dan karunia berupa umur panjang dan rizki yang luas. Kita juga dapat mengendurkan otot yang sedang tegang dengan saling bercanda ria dan bertukar cerita.

c. Rekreasi, mungkin kegiatan yang penuh kadang membuat kita jenuh. Rekreasi dapat menjadi selingan dari sekian kegiatan kita yang padat. Berkunjung ke taman dan kebun bisa jadi pilihan yang baik dan ekonomis, selain harganya murah, rekreasi ini bisa mencerahkan pikiran dan menyehatkan mata.

d. Membaca buku yang memotivasi untuk dapat bangkit dan bergerak kembali, seperti 7 Habits, buku para Trainer. Bagi para pelajar pencari ilmu ada beberapa buku yang dapat dijadikan bahan bacaan seperti; Ta’limul Muta’allim Thariqut Ta’allumkarya Imam Zarnuji, Shafahat min Shabril Ulama karya Syekh Abdul Fattah Abu Guddah , Uluwul Himmah karya Muhammad Ismail Al Muqaddim, La Tahzan karya ‘Aidh Al Qarny, Al Jami’ Li Akhlaqi Rowi wa Adabus Sami’ karya Imam Khatib Al Baghdadi,Tadzkirotus Sami’ wal Mutakallim fi Adabil ‘Alim wal Muta’allimkarya Imam Ibnu Juma’ah, Al Mufid fi Adabil Mufid wal Mustafidkarya Imam Al ‘Almawi.

3. Ciptakan tujuan dan target hidup.

Tujuan dan target ibarat peta, tanpanya perjalanan hidup akan terasa hampa dan tak terarah. Sudah seyogyanya bagi seorang yang ingin bangkit dari kemalasan untuk membuat tujuan dan target dalam hidupnya, kalaupun sudah ada ia dapat mengeceknya kembali serta menganalisis kelemahan apa saja yang ia miliki dalam (awakness).

Setelah menentukan tujuan dan arah hidup, hal penting lainnya adalah disiplin. Tanpanya semua yang sudah direncanakan akan nihil dan sia-sia. Jangan pernah memberi peluang pada hawa nafsu untuk menjatuhkan kita dalam lubang kemalasan untuk yang kesian kalinya.

4. Benahi hati.

Pusat penyakit malas adalah hati. Semua akan dapat diselesaikan dengan menyembuhkan hati. Para Ulama memberikan lima alternatif untuk membenahi hati yang sedang eror; membaca Al Qur’an dengan penuh penghayatan, mendirikan shalat malam, perbanyak zikir, berkumpul dengan orang shaleh dan berpuasa. Hati adalah sentral dari semua organ manusia, ketika ia sudah baik maka seluruh tubuh akan baik begitupun ketika hati masih rusak maka jangan harap organ lain akan baik. Sering-seringlah berbenah hati, Karena kalau sudah rusak kita akan sulit mengobatinya. Pastikan kondisi hati selalu mood dengan banyak bertaqarrub pada yang Maha Kuasa.

5. Bentuk komunitas yang baik.

“Bergaul denagan tukang minyak wangi, akan terkena wangi. Bergaul dengan tukang las akan terkena baunya juga.” begitulah kiranya pepatah berkata. Pergaulan sedikit banyak mempengaruhi kepribadian dan tingkah laku seseorang. Ketika kita sedang merasakan penyakit ini, cepat-cepatlah mencari komunitas dan lingkungan yang baik untuk dapat memprotekkita dari segala keburukan yang dapat ditimbulkan olehnya. Banyak orang yang dapat menaklukan hawa nafsu dan kemalasannya seorang diri, tapi tak sedikit dari kita yang tak dapat bangkit dari kemalasan hanya dengan seorang diri. Disinilah peran penting seorang teman dan orang lain untuk dapat memberikan support dan dukungan bagi kita untuk dapat bangkit kembali.

Dari komunitas yang baik pula kita akan dapat mengembangkan kemampuan yang lainya. Kenali diri, gali potensi, raih prestasi. Kiranya trilogi ini yang sering didengungkan para sahabatku untuk terus berpacu dan berjuang. Masih banyak potensi yang terpendam dalam diri kita, sudah saatnya kita mengeksploitasi sumber daya itu.

6. Ciptakan kegiatan baru

Setiap sesuatu punya sebab akibat. Karenanya, usahakan semaksimal mungkin untuk meninggalkan segala faktor pendorong munculnya kemalasan ini. Tidur-tiduran, menonton film yang kurang bermanfaat, ngerumpi, berleha-leha dan menunda-nunda adalah sebagian aktivitas yang sudah harus menjadi “Black List” dalam agenda hidup kita ke depan. Tak jarang dari kegiatan baru inilah kita menemukan kegiatan yang sesuai dengan karakter atau menjadi income keuangan kita.

….Tidur-tiduran, menonton film yang kurang bermanfaat,ngerumpi, berleha-leha dan menunda-nunda adalah sebagian aktivitas yang harus menjadiblack list

http://www.voa-islam.com/teenage/smart-teen/2011/08/05/15727/7-resep-jitu-obat-anti-malas/

Menembus Macet

Hari ini musti pergi ke semarang, padahal macetnya bukan main. pakai motor capek, naik mobil macet, mending pakai bus aja lah biar bisa tidur. Nunggu 10 menit, bus datang. Bus RESTU jurusan Surabaya Semarang. ku pilih bus Antar Propinsi karena ketepatan waktunya, berbeda dari bus lokal yang sering berhenti, lambat dan lamaaaa. dapet tempat duduk langsung molor.. 😀

Kebangun tahu2 dah nyampai daerah macet : Jl. Demak-Semarang. kemacetan dikarenakan pengecoran salah satu arah jalan sehingga arah yang lainya dipakai untuk 2 arah. padahal jalur ini termasuk jalur pantura dimana ribuan truk kontainer dengan muatan berat sering berlalu lalang di daerah ini. semakin berat bawaan, semakin lambat sehingga membuat kendaraan lain pun melambat. 

Jauh sebelum titik macet ternyata antri kendaraan sepanjang beberapa kilo, klo ikut antrian ini bisa terhambat 2 jam, padahal jarak tempuhnya cuma 1 km.  sedangkan sisi jalan berlawanan arah terlihat senggang karena sudah terhindar dr titik kemacetan.  melihat senggangnya jalan yang berlawanan arah, sopir langsung ngeblong, tancap gas wuss.. antrean kendaraan dilewati.. 

Tiba2 Priiiiiiiiiiiiiittttt.. Wah ada Pak Polisi yang berpatroli. Bus Dihentikan karena pelanggaran lalulintas. Kernet Langsung Sigap Mengambil Tasnya bergegas ke pos polisi. si sopir dengan tenang menjalankan busnya setelah titik kemacetan dilaluinya. karena penasaran, aku bertanya “loh pak kok sampean tetep nekat ngeblong padahal sudah tahu da polisi yang jaga”. dia enteng bilang “Pasarane 50 ribu mas, daripada macet” . ternyata dia sudah terbiasa melanggar kemacetan seperti ini demi mengejar waktu, karena jika terlambat dia sudah harus kembali ke surabaya. dia kemudian cerita setiap hari paling tidak sedia 200 ribu buat menerobos kemacetan.. jaga2 klo di tilang polisi. meskipun begitu dia masih bisa untung karena banyak penumpang yang menunggu bus. mereka belum di angkut kerena bus2 lain masih terjebak kemacetan .

mempertahankan gairah sex

wolipop – Jakarta, Kejenuhan adalah hal yang sangat lumrah dalam kehidupan seks pasangan suami-istri. Membuat seks tetap menarik dari hari ke hari sebenarnya mudah, tapi akan menjadi sulit jika Anda maupun pasangan tidak bersedia untuk saling terbuka, mencoba hal-hal baru dan mencoba untuk lebih nyaman satu sama lain.

Bagaimana untuk menjaga kehidupan seksual selalu menarik dan mendebarkan bagi Anda berdua? Pakar seks Timaree Schmit, Ph.D menyebutkan kuncinya, “Untuk mempertahankan ‘letupan-letupan’, kuncinya hanya dua; eksperimen dan kreativitas.”

Artinya, jangan pernah bosan mencoba tempat-tempat baru, aktivitas baru dan terus membangun keintiman. Bahkan ketika Anda dan pasangan sudah saling mengenal baik satu sama lain.

“Usaha dan perhatian selalu memberi dampak yang lebih besar. Jadi selalu perlakukan aktivitas seks dengan istimewa, seperti saat Anda pertama kali kencan,” ujar Timaree.

Ini dia beberapa cara dari para pakar seks untuk mempertahankan gairah seks Anda dan pasangan sekarang, dan untuk tahun-tahun berikutnya, seperti dilansir Loving You.

1. Coba Posisi Bercinta yang Sulit Banyak pakar seks yang menyarankan tiap pasangan untuk mencoba gaya baru dalam bercinta untuk menghindari kebosanan. Mengapa hal itu disarankan? Menurut Timaree, posisi klasik seperti misionaris, doggy style dan woman on top adalah posisi bercinta yang paling mudah dilakukan. Sesuatu yang mudah, lebih berisiko menimbulkan kebosanan.

“Woman on top dan doggy style dibilang standar, karena mudah dilakukan dan efektif. Tapi Anda bisa mencoba gaya yang sulit agar penetrasi seks lebih lama. Lakukan variasi seperti, siapa yang harus berada di atas, tubuh Anda menghadap ke mana, apakah posisi Anda dan pasangan harus searah atau saling berlawanan,” tutur Timaree.

Tapi variasi posisi seks saja tidak cukup, Anda pun harus menunjukkan emosi positif serta mood bercinta yang baik. Tom Winner, staf terapi di Institute for Sex Therapy, COuncil for Relationships mengatakan, selama ini pasangan lebih banyak fokus pada teknik bercinta tapi mengenyampingkan perasaan.

“Gaya bercinta yang paling liar dan akrobatik sekalipun tak akan membuat seks semakin menarik jika Anda membawa energi negatif ke tempat tidur. Pastikan Anda benar-benar tertarik dan merasa nyaman dengan gaya bercinta yang akan Anda coba itu,” tutur Tom.

2. Ganti Tempat Bercinta Lokasi bercinta yang itu-itu saja juga menjadi salah satu faktor yang membuat sesi bercinta terasa membosankan. Banyak pakar yang setuju, kejenuhan bercinta tidak selalu karena posisi seks yang monoton tapi juga tempat. Tinggalkan dulu kamar tidur Anda, dan cobalah bercinta di ruangan lain seperti dapur atau kamar mandi. Bisa juga ke tempat-tempat semi-publik seperti hotel, rumah mertua saat ada acara arisan keluarga atau bahkan di balik bebatuan besar di pantai.

Keluar dari ‘norma’ dan rutinitas adalah kuncinya. Dana B. Myers, penulis ‘Mojo Makeover: Four Weeks to a Sexier New You’ mengatakan, “Untuk menambahkan sensasi dari seks reguler yang sudah Anda jalani, sempatkan sekali atau dua kali dalam sebulan untuk menciptakan ‘skenario’ sensual bersama pasangan.”

3. Pakaian Kemeja longgar dan lingerie mungkin sudah biasa dan lumrah dikenakan saat momen terintim Anda bersama suami. Kenapa tidak coba sesuatu yang lain? Myers menyarankan untuk mengenakan kostum seksi yang bisa mengeluarkan sisi liar Anda. Memakai lingerie dengan tema atau bentuk-bentuk aneh (korset bunny girl, baju suster atau ala penari burlesque) akan menunjukkan pada si dia bahwa Anda peduli dengan keberlangsungan kehidupan seks. Plus, memakai pakaian yang sulit dilepas akan membuat suami tertantang dan semakin berhasrat untuk mencumbu Anda.

Satu hal yang penting untuk Anda ketahui, jangan gunakan piyama atau daster saat akan bercinta.Dr. Carole Lieberman, M.D. mengatakan, “Banyak pria yang komplain kepada saya, bahwa istri mereka selalu tampil seksi saat pertama kali bertemu tapi setelah menikah mereka lebih suka pakai piyama.”

Menurut Carole, memakai piyama atau daster bisa membuat suami ilfil dan menurunkan gairah seksual mereka. Piyama atau daster memang sangat nyaman dikenakan, tapi sebaiknya simpan itu dalam lemari ketika Anda akan bercinta.

“Bukan hanya material pakaian itu yang menjadi masalah, tapi ‘pesan’ yang tercermin dari pemakaian (piyama atau daster). Tampil seadanya saat akan bercinta menunjukkan kalau wanita tidak menganggap seks sebagai hal yang spesial. Bagi pria, akan merasa kalau dirinya sudah tidak menarik lagi bagi istrinya,” jelas Carole.

menjawab kritik

Saya adalah pejabat generasi baru yang tidak setuju dengan ewuh pakewuh atau rikuh sehingga tidak mau mengkritik lembaga lain dengan alasan etika jabatan. Etika menurut siapa? Bagi saya kita harus berani saling mengkritik untuk perbaikan. Saya sering mengkritik dan sering dikritik. Mengkritik atau dikritik itu bukan kejahatan tapi sumber kemajuan. Saya hormati memoar Pak Harifin, tak ada yang perlu diklarifikasi.” – mahfud md