Arsip Bulanan: September 2012

sebelum kamu mengeluh

01]. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

02]. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.03]. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

04]. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

05]. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup

06]. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

07]. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

08]. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan

09]. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

10]. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11]. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,

12]. Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !

a. Life is a gift
b. Live it…
c. Enjoy it…
d. Celebrate it…
e. And fulfill it.

13]. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu

14]. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan

15]. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya, ,,

16]. It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone, but it’s
also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!

 -unknown

Warkoshi

Warung kopi sushi, usaha yang baru ku tekuni akhir2 ini. Sejak keluar dari SMA, aku bertekat akan membuka usaha sendiri. Tp ternyata aku belum punya keahlian yang matang untuk membuka usaha. Di desa tak ada yang bisa kulakukan selain menjadi kuli.

Ku putuskan untuk pergi ke semarang bertaruh peruntungan disana. Dengan ijasah SMA aku tak bisa mendapatkan pekerjaan yang tinggi, pekerjaan yang realistis buat lulusan SMA adalah selalu di suruh-susruh oleh bos. Banyak temanku yang tidak mau ikut orang karena tidak bebas. Tapi aku tak sependapat dengan mereka. Kemampuanku belum matang. Aku perlu mengasahnya lagi. Mencuri formula bisnis dari bosku dan ku kembangkan sendiri.

Setelah mencari kesana kemari, aku diterima di sebuah restoran jepang spesialis masakan sushi. Pertama aku hanya disuruh mengantarkan makanan ke meja pelanggan. Aku merasa tak ada peningkatan jika aku terus menerus menjadi pelayan seperti ini. Ku beranikan diri bertanya sama koki cara membuat sushi. Ternyata kokinya pun tak keberatan mengajarkannya bahkan aku di minta daripada mengantar makanan mending membantunya di dapur karena dia sendiri kewalahan memenuhi pesanan pelanggan.

Pangkatku naik menjadi asisten koki. Aku menguasai cara membuat sushi. Tapi masakanku belum sebaik koki yang asli. Aku terus belajar, berlatih di rumah membuat sushi hingga rasanya enak. Yang paling beruntung dalam proses ini adaah teman2 kos. Karena mereka mendapat makanan gratis mencicipi sushi buatanku. Tak masalah buatku, ku tunggu sampai mereka bilang masakanku sama seperti masakan koki. Dan akhirnya teman2 mengakui bahwa masakanku selezat masakan restoran tempatku bekerja.

Aku sudah mendapatkan ilmunya. Saatnya aku mengembangkan usaha sendiri. Aku minta ijin bos untuk keluar dari restoran. Meskipun dengan berat hati, dia melepaskanku juga dengan harapan suapaya nasibku lebih baik. Aku memang tak pernah membuat masalah dengan bosku, tak pernah mengeluh dan menghormati siapapun di restoran ini. Suatu saat jika aku berhasil aku akan mengingat mereka semua.

Bermodal 5 juta, aku membuka kedai warung kopi dan sushi di lingkungan kampus dan perkantoran. Beruntung bagiku, aku mendapat kontrakan malam yang siangnya di pakai buat warung soto. Semua peralatan masak kecuali gas, dipinjamkan. Aku hanya butuh meja dan kkursi saja. Peralatan lain sudah kupunya. Minggu depan warungku susah bisa di buka.

Beruntung bagiku, baik mahasiswa maupun orang kantor suka kopi. Siang hari Kusediakan layanan antar jemput khusus kantor yang dekat walaupun harus jalan kaki dan naik turun gedung bertingkat. Sesekali ku selipkan brosur sushi di meja mereka. Ternyata mereka suka, selain pesan kopi beberapa memesan sushi karena sushi buatanku enak, meskipun terasa asing di lidah mereka. Tapi itulah ciri khasnya.

Malam hari tak kalah rame. Banyak mahasiswa beramai-ramai datang ke warung hanya untung ngopi-nongkrong-ngobrol. Hanya dengan secangkir kopi, mereka bisa ngobrol ber jam-jam. Karena banyak yang datang aku harus menyediakan tempat yang lebih luas lagi, sampai ku gelar tikar di trotoar. Dan pengunjung tetap asing ngobro-ngopi sambil menghabiskan waktu.

Terbayar sudah kerja kerasku, aku sudah memiliki beberapa pelanggan setia. Penghasilanku bersih 6 juta perbulan, lumayan karena aku baru merintisnya. Kedepan aku akan buka beberapa lagi di tempat lain. Jika aku punya 10 tempat berarti 60 juta. Jika punya 100 tempat berarti 600 juta. Haha, masih di dalam anganku. Tapi aku percaya bahwa jika kita punya kualitas terbaik, orang akan mencari kita….

Perjalanan yg ngelantuR

Alkisah diri ini dalam seminggu harus bolak balik pati jogja selama 3 kali. Jika dihitung sekali jalan 200 km. Maka aku telah melakukan perjalanan 200 km x 3 x 2 (bolakbalik) jadinya sekitar 1200 km. Fuh.. Jarak yang jauh juga. Klo ada jalan ke australia pasti aku dah nyampai kesana. Hmmm di akhir petualangan ternyata kudapati badan ini tengah capek dan ngantuk. Sewaktu perjalanan ke pati,aku ketiduran hingga tak terasa bus sudah melewati pati. Alamak… Mana pagi buta ini. Maka ku putuskan untuk berhenyi di kota terdekat yaitu juwana. Klo turun di sembarang tempat, bisa susah dapat bus. Maklum , jam 3.30 pagi. Sebagus2nya dapet angkot kudu nunggu 1 jam lagi. Tak apalah sekali-kali ngelantur sampai juwana. Sampai terminal aku calling temenku yang ufah di kantor tapi ga diangkat angkat. Wahh terpakasa ane jalan kaki. Jarak kurang lebih 2 km. Dan ditmpuh dalam waktu sejam. Hmmm itung2 jalan pagi yang selama ini jarang ku lakukan. Badan serasa lebih segar tapi mata semakin mengantuk saja. Mandi langsung siap ngantor lagi. Maklum da atasan baru di kantor, jadi musti rajin daripada kena semprot. Pagi2 ngantuk semakin ga bisa di kompromi, akhirnya untuk menghilangkannya aku makan di kantin… Enaaakkk.. Perut yang lapar kini tiada lagi, tlah bersinar karenamu…  😀 .  Mata melek saatnya lanjutkan prjalanan ke semarang. Go go go. Smangat…. Serahkan berkas pimdah tugas. Horrayyy.