Arsip Bulanan: Oktober 2014

next level

Aku bikin rumah dibelakang rumahku. Kredit 5 tahun 2.2 jt perbulan.

Ada rasa kecewa, tp ini adalah titik balikku yang kedua setelah warnet. Tak akan menyerah, aku akan bangkit lagi membuka bisnisku. Never to late to do something. Aku tak punya rencana cadangan sekarang. Tp setidaknya aku tahu satu hal bahwa Dunia bergerak tak seperti yang ku perkirakan.

Tp mulai sekarang ini adalah titik balikku, setelah selesai, aku akan ngontrak, beli rumah. Dan kontrak lagi. Aku benci situasi ini. Rencanaku mundur dan aku tak berdaya.  Banyak hal yang seharusnya bisa kulalui dengan bersenang2 tak bisa ku lakukan. Apakah aku begitu bodoh sehingga di perdayai oleh keadaan.

Aku sedikit kehilangan arah. Aku harus kembali menemukan prinsip hidupku. Aku akan bekerja keras.

dalam ruang hati ini, masih ada ruang. berisi harapan kosong, mengharap seseorang untuk memasukinya. sekarang ruang itu sudah terisi dengan kelahiran buah hati. bukan harapan kosong lagi. harapan dan impian yang aku akan menjaganya sekuat tenaga.

selfie

mulai ikut group2 aneh dari hits 90 80 trus group android sampai group papua. hampir semua ada orang yang selau komen mencela. aneh memang cari perhatian dengan cara menghina. dulu sering ku lakukan dan ternyata baru ku sadari sekarang bahwa itu sangat menyebalkan.

aku berpapasan dengan orang yang bertingkah laku sperti aku dulu kala. ternyata banyak hal yang tak berguna yang aku lakukan. sisi positifnya adalah aku sudah sadar dan ternyata itu adalah proses hidup menjadi dewasa.

banyak yang berubah, apalagi setelah mempunyai anak. yang diutamakan adalah kebutuhan rumah tangga, bukan dirisendiri lagi. mulai dari berhenti ngerokok, ga nonton bioskop, makan selalu dirumah n ga gontaganti hp. ternyata bisa menghasilkan kulkas seken, mesin cuci seken, kasur baru, tv baru sampai cicilan rumah.

padahal dulu waktu tidak punya tanggungan duitnya hilang entah kemana. tapi aekarang aneh memang. kebutuhan dan tanggungan semakin banyak tapi barang2 dirumah semakin banyak pula.